Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-09 15:14:36【Resep Pembaca】934 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(17288)
Artikel Terkait
- BGN minta Dinkes ngak asal keluarkan SLHS untuk dapur MBG
- Rayakan Hari Pangan Sedunia 2025, dengan kurangi food waste
- Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah
- Utusan Abbas: Palestina butuh dukungan, bukan pasukan internasional
- Unsri lakukan diseminasi teknologi pengemasan produk olahan ikan
- SPPG Margomulyo andalkan pasokan petani dan usaha lokal untuk MBG
- Dinkes DKI lakukan monev pantau kasus COVID dan ISPA
- Cara terhindar dari migrain ketika cuaca panas
- Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
- Menemukan Shanghai tempo dulu di Jakarta Pusat
Resep Populer
Rekomendasi

Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global

Dinkes Ngawi : Ayam lada hitam dan brokoli diduga penyebab keracunan

Refleksi Hari Pangan Sedunia, "Berilah kami makanan secukupnya"

Wamenaker sebut Magang Nasional sarana siapkan tenaga kerja terampil

Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO

Polisi Jambi tetapkan dua WBP tersangka penyelundupan narkoba di Lapas

Wakil Presiden MYS paparkan komitmen perusahaan terkait energi bersih

Dinkes DKI catat 1,9 juta kasus ISPA hingga Oktober 2025